Kegiatan ini diikuti oleh para kader BANSER yang akan mendapatkan amanah untuk terlibat dalam giat pengamanan Muktamar NU. Doa dan mujahadah menjadi bagian penting sebelum menjalankan tugas, sebagai ikhtiar batin agar seluruh kader senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, serta keteguhan dalam menjalankan amanah.
Mujahadah dipimpin langsung oleh Ketua PAC Rijalul Ansor Margomulyo, Ust. Syaifuddin, S.H., yang akrab disapa Gus Jenggot. Dalam kesempatan tersebut, Gus Jenggot menyampaikan pesan kepada para kader BANSER agar sebelum berangkat benar-benar menata niat dengan baik.
Menurutnya, tugas pengamanan bukan sekadar menjalankan kewajiban organisasi, tetapi merupakan bagian dari khidmah kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama. Karena itu, setiap langkah yang dilakukan hendaknya dilandasi niat yang tulus, ikhlas, dan semata-mata untuk memberikan manfaat serta menjaga marwah organisasi.
“Tata niat dengan baik. Berangkat bukan hanya untuk menjalankan tugas, tetapi benar-benar diniatkan sebagai khidmah kepada jam’iyah. Semoga dengan niat yang baik, Allah memberikan kelancaran dan keselamatan dalam setiap langkah,” pesan Gus Jenggot kepada para kader.
Para kader BANSER Margomulyo dijadwalkan berangkat pada Selasa, 25 Agustus 2026, untuk mengikuti giat pengamanan Muktamar NU di Jombang. Mereka diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan tetap mengedepankan sikap santun sebagai kader Gerakan Pemuda Ansor dan Banser.
Kegiatan doa keselamatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik tugas pengamanan dan kesiapsiagaan para kader, terdapat ikhtiar spiritual yang senantiasa menyertai. Dengan doa, niat yang lurus, serta semangat khidmah, para kader BANSER Margomulyo berangkat membawa satu tekad: mengabdi untuk jam’iyah, menjaga amanah, dan berharap keselamatan dalam setiap langkah perjuangan.
